Filed under: Uncategorized
Pkl 00:46
Minggu, 19 Februari 2006
Bogor
KETERBATASAN SEMU
Biar tubuhku saja yang kecil,
Tetapi jangan jiwaku
Biar mukaku saja yang tidak tampan,
Tetapi hatiku mempesona dan mengagumkan
Biarlah tampangku blo’on dan terlihat bodoh
Tetapi otakku haruslah cerdik, cerdas dan cakap untuk menaklukan dunia
Dengan kacamata tebal tersangga diatas tulang rawan hidungku,
Orang boleh saja mengolokku dengan sebutan “pantat botol”,
Tetapi biarlah kuanggap sebagai panggilan sayang
Cukup mataku saja yang cacat,
Tetapi visiku menatap tajam terhadap hidup ini
Aku memang sering kehilangan kepercayaan diri
Dan takut akan tubuh yang memenjarakanku,
Tetapi aku punya Sahabat yang selalu menguatkan dan membebaskan
Dinding rintang itu memang tinggi,
Tetapi biarlah kerendahan hati yang menghancurkannya
Dan memberikanku jalan untuk menjadi antonim keterbatasanku sendiri
Septino Andarswesa
Pkl 02:08
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>